Saturday, October 9

Drama Script



Drama drama drama it's all about that today, kinda confused&make me dizzy today :s well we all decided to change the story, and I think the new story is funny it's like well like that. This is the script but it's using Indonesian language. My name's Marco on that script yeah wkw

SMP SUKA MANDI VS SMP SUKA NGINTIP
Tokoh :
- Alfi sebagai King (anak SMP Suka Ngintip)
- Dymas sebagai Dani (anak SMP Suka Ngintip)
-  Adin sebagai Marco (anak SMP Suka Mandi)
- Fariz sebagai Andreas (anak SMP Suka Mandi)
- Eka sebagai Bu Eka (guru SMP Suka Ngintip)
- Ika sebagai Narator  & Bu Imah (Kepala Sekolah SMP Suka Mandi)
Pada suatu hari Dani pergi sekolah dengan berjalan kaki, di depan persimpangan jalan ia dicegat oleh anak SMP Suka Mandi.
Marco : (sambil melambaikan tangan) Woi! anak kecil sini lu!”
Dani : “Hah? Apaan, bang?”
Marco : “Ada uang seceng enggak?”
Dani : “Untuk apa bang?”
Marco : “Gue tanya ada uang nggak?”
Dani : “Enggak ada bang. Demi dah”
Marco : “Goblok bilang kek dari tadi.” (sambil menunjal kepala dani)
Andreas memukul perut dani.
Andreas : “Rasain nih.” (bug)
Dani : “Aduh! Awas kalian, tunggu pembalasan gue”
Andreas : “Gaya lu! Lu mau melawan gue halah.  Haha malah kabur dia”
Dani pun lari meninggalkan Andreas dan Marco. Dan Dani pun tiba disekolahnya dengan muka yang merah. Ia melihat King yang sedang duduk di depan kelas, dan ia pun memanggil King.
Dani : “Woi King!!! (sambil melambaikan tangan)
King : “Ada apaan? Sampe teriak-teriak gitu”
               (Dani pun mendekati King)
Dani : “King! Tadi pas gue berangkat sekolah. Gue dicegat anak SMP Suka Mandi”
King : “Elu, diapain?”
Dani : “Gue dipukulin!”
King : “Kurang ajar mereka! Terus, ngomong apa lagi mereka?”
Dani : “Mereka nantangin elu!”
King : “Sialan, kita harus balas mereka.”
Dani : “Benar, bagaimana kalau pulang sekolah nanti.”
King : “Oke. Baiklah!”
Singkat cerita, anak-anak SMP Suka Ngintip pun pulang sekolah, King dan Dani pun bergegas pergi menuju SMP Suka Mandi itu.
King : “Mana mereka!?”
Dani : “Tunggu aja dulu”
King : “Baiklah.”
Setelah menuggu 7 menit Andreas pun muncul dari depan pagar sekolahnya, dan ia pun berjalan.
King : “Hei, sini deh.”
Andreas : “Gua?” (Ia pun berjalan menuju ke arah King dan Dani)
King : “Ya! Mana teman lu?”
Andreas : “Kayaknya udah pulang dah, emang kenapa?”
King : “Brengsek!” (sambil menunujuk kepada Andreas). Ngomong apa lu tadi sama temen gue!?”
Andreas : “Ngomong apaan? Gak ada kok.”
Dani : “Eh, nyolot dah lu. Udah king, bantai!”
Kemudian King dan Dani pun mengeroyok Andreas.
King : “Rasakan ini.” (bug-bug)
Andreas : “AAAAAADOOOH!!!!!!”
Dani : “Udah King, dia sudah babak belur.”
King : “Makanya, jangan suka mencari gara-gara sama gue&temen-temen gue, beginilah jadinya, kasihan          deh lu (tertawa di atas penderitaan Andreas)
King dan Dani pun meninggalkan Andreas yang babak belur itu. Keesokan harinya Andreas mengadukan perbuatan yang telah dilakukan King kepadanya itu, kepada Marco.
Marco : “Siang, Dre”
Andreas : “Siang.”
Marco  : “Gimana keadaan lo?”
Andreas : “Lumayan, udah agak sembuh.”
Marco : “Bagus, gimana kalo pulang sekolah nanti kita balas mereka lagi?”
Andreas : “Ayo, siapa takut?!”
Marco : “Okeh.”
Andreas dan Marco pun telah pulang sekolah. Mereka pergi ke SMP Suka Mandi, disana Andreas melihat King dan Dani yang sedang nongkrong di tepi jalan.
Andreas : “Eh lo, kenapa beraninya main keroyokan sih?”
King : “Siapa yang main keroyokan? Sok tau lo”
Andreas : “Kurang ajar lo” (lalu Andreas memukul King dengan sangat kuat). PRAAAAAAK!
King : “Emang lu kira gue takut.” (King pun membalas pukulan andreas), BUUUUUG
Dani dan Marco tidak tinggal diam, mereka berkelahi sampai babak belur, tiba-tiba ada Bu Eka yang sedang lewat, dan Bu Eka melihat mereka berkelahi. Bu Eka pun segera melerai mereka.
Bu Eka : “Sudah, sudah! Berhenti!!! (mereka pun berhenti) kenapa kalian berkelahi?!”
King : “Dia yang mulai duluan  bu!”
Andreas : “Ye elo yang mulai duluan!”
Bu Eka : “Sudah kalian berempat pulang, ingat jangan berkelahi lagi.”
Keesokan harinya Bu Eka menelepon kepala sekolah SMP Suka Mandi dan menjelaskan apa yang terjadi tentang Andreas&Marco, karena berkelahi dengan King&Dani.
Kepala sekolah terkejut mendengar berita itu. Setelah beberapa jam, Bu Eka datang menghadap kepala sekolah SMP Suka Mandi dan meminta izin membawa Andreas&Marco untuk diminta keterangan.
Bu Eka : “Dani apa yang sebenarnya terjadi sampai-sampai kalian babak belur seperti ini?”
Dani : “Begini pak, sewaktu aku berangkat kesekolah aku dicegat oleh mereka dan memaksaku memberi uang sakuku, dan mereka memukulku bu!” (menunjuk Marco&Andreas)
Bu Eka : “Apa benar yang dikatakan dani, Mar?”
Marco : “Iya, Bu.”
Bu Eka: “Kenapa kalian lakukan itu?”
Marco : “Cuma iseng-iseng aja kok Bu.”
Bu Eka: “Tapi bukan begini caranya. Berkelahi bukanlah cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini.”
King : “Ya, kami menyesal bu, kami minta maaf.”
Bu Eka : “Ryan ! Kamu dan Dani ibu skor selama 3 minggu.”
King : “Apa!? 3 minggu?! Yang benar saja bu?!”
Bu Eka : “Sudah jangan cerewet.”
Kemudian Bu Eka memberitahukan kepada kepala sekolah SMP Suka Mandi tentang tindakan yang dilakukan Andreas&Marco. Dengan panjang lebar kepala sekolah menerangkan kepada orang tua mereka, bahwa perbuatan Andreas&Marco sudah membuat nama SMP Suka Mandi tercoreng. Lalu pada saat mereka berbincang-bincang di ruang kepala sekolah…….
Bu Imah : “Kalian jagoan? Hah? Baru juga SMP sudah berani cari gara-gara dengan SMP lain (King&teman-temannya diam saja) Jangan diam saja! Cepat jawab pertanyaan Ibu, kalian jagoan bukan?
King : “Kami minta maaf ya, Bu. Kami berjanji tidak akan mengulanginya lagi”
Dani : “Iya, bu, kami berjanji, suer deh bu”
Marco : “Halah, palingan elu cuma suer-suer doang!”
King : “Apaan sih lu?! Gua serius nih!!!!!!”
Bu Eka : “Sudah sudah, jangan berdebat lagi, Ibu malas mendengar ocehan kalian”
Bu Imah : “Pokoknya kalian semua kena hukuman! Diskors 3 minggu!”
Dani : “Ah elah  Bu, jangan dong, kita janji deh, beneran, gak bakal ngulangin lagi”
Bu Imah : “Ibu gakmau tau, mau kamu ulangin atau enggak yang penting kamu harus diskors dulu”
Marco : “Yah, bu, kasian kita dong 2 minggu aja deh”
Andreas : “Ssssst, jangan gitu Mar, bego lu” (berbisik)
Marco : “Maap Dre, becanda doang”
Lalu mereka bermaaf-maafan, diskors, berjanji tidak akan mengulanginya lagi&kalau mereka mengulanginya lagi mereka akan dikeluarkan dari Sekolah tersebut.

Selesai


Well, I think that script might be interesting for people in my class, specially my teacher :o


Aden<3

No comments:

Post a Comment